Senin, 14 Januari 2013

KEMBALILAH KEPADA TUHAN



            Allah menciptakan Manusia tidak ada tujuan lain kecuali agar berbakti/beribadat kepada Allah, dalam Al-qu’an, surat adzariyat, ayat 56.  Allah berfirman :
            “Tidak Aku jadikan Jin dan Manusia kecuali agar mereka  beribadat kepada-Ku”.
            Dalam ayat di atas jelas bahwa: Manusia menduduki derajat paling tinggi dan mulia diatas alam semesta, hal ini terjadi karena manusia di ciptakan hanya untuk Allah, sedang alam semesta di ciptakan untuk keperluan manusia, pendeknya manusia adalah hamba untuk Allah dan tuan bagi dunia ini.
            Bagi manusia yang menghamba dan berpegang teguh pada fitrahnya, mereka akan menerima serta menduduki derajat termulia dan tertinggi di sisi Allah, akan tatapi manakala manusia dalam hidupnya lupa terhadap fitrahnya, Allah akan mencampakkan mereka kedalam derajat yang paling hina, dalam hal ini Allah berfirman :
            “Dan sesungguhnya kami jadikan untuk isi neraka jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami(ayat-ayat Allah), dan mereka mempunyai mata(tetapi)tidak di pergunakannya untuk melihat(tanda-tanda kekuasaan Allah),dan mereka mempunyai telinga(tetapi)tidak di pergunakannya untuk mendengar(ayat-ayat Allah) mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi, mereka itulah orang-orang yang lalai”,). (Al-A’raaf-179).
            Kenapa demikian ? kasih sayang Allah yang tak terhingga besarnya kepada manusia, dari se-tetes air mani yang hina Allah ciptakan, menjadi wujud yang sampurna(manusia) kemudian Allah mengangkat derajadnya menduduki derajad paling tinggi dan mulia, Allah menjadikan dunia ini untuk melayani dan mencukupi segala  keperluannya, yang demikian itu, agar manusia mau berbakti kepada Allah, dengan mengakui dan berterima kasih atas segala karunia yang tak terbatas terlimpah kepadanya.
            Wahai anak cucu Adam, kenapa kamu lupakan semua itu? apakah kamu tidak pernah memikirkan ? asal dari apa kamu di cipatakan ? kenapa dunia yang seharusnya menjadi budak dan pelayanmu, lebih kamu cintai dan kamu puja-puja dari pada Tuhan yang menciptakanmu? Sadarlah ! dan kembalilah kepada Tuhan yang menciptakan kamu, janganlah indahnya kehidupan dunia ini, memperdaya dan menyeret kamu dalam kenistaan, di sisi tuhan kamu, tempat kemuliaan dan ke agungan kamu yang sebenarnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar